Mystery room bab 2

神秘房间/mystery room

(Shénmì fángjiān) bab 2🐱



Happy reading


Heh Lo milih dateng apa nggak?"tanya Diego kepada Keanu.
"Kalo aku sih dateng takutnya kalo kita nggak dateng malah bahaya"lanjut keanu
"Kalo gw mending nggak usah takutnya orang iseng/orang jahat"
"Ya itu terserah kamu aja,kalo menurutku ya dateng karena nggak mungkin satu orang bisa ngirim ke banyak nomer secara sekaligus"
"Iya juga"gumam Diego.











"Kalo menurut kalian berdua dateng apa nggak?"tanya Harris kepada kedua temannya.
"Kalo gw mending nggak usah berangkat ke gedung itu ,karena gue takut ada apa apa dan perasaan gw nggak enak"pendapat Felix.
"Gw juga"Hans. Lalu di jawab anggukan oleh Harris.









"Oy Vin napa bengong?"tanya kakak dari pemuda yang ditanya.
"Gak papa bang,tapi jangan Vin lah bang di pikir gue Vina apa"jawab Gavin.
"Halah itu kan nama Lo,dan gak usah bohong Lo, gw Abang Lo,gue tau Lo ada sesuatu yang ada di hatimu"paksa Thaksa Abang dari Gavin sambil sedikit bergoyang.
"Gak papa nih gw cerita?"
"Gak papa lah aneh banget Lo"
"Jadi gini bang-lalu Gavin menceritakan semua kejadian yang dia alaminya selama di sekolah tadi tanpa ada yang di kurangi-gitu bang"Gavin berpikir bahwa bercerita kepada abangnya adalah ide yang bagus.
"Aneh banget dah, tapi tadi gue sama temen-temen gw juga gitu tapi nggak sebanyak Lo cuma 9 anak doang"
"HAH KOK BISA?!"
"HEH gak usah teriak juga kali"
"Ye mangap"
"Maaf bin, suka koreksi orang tapi Lo aja kadang typo"
"Hehehe"hanya di balas cengiran oleh Gavin.
"Hahahehe Lo"sambil menyumpal Gavin dengan kerupuk.




















"Eh gw mau kasih tau sesuatu tapi jangan bocor ya"bicara Jazlan kepada teman-temannya.
"Apa emang"Nathanael. Tentu saja dia menyahut pertama karena jiwa keponya yang tinggi.
Jazlan mengambil nafas lalu di tahan selama 2jam.g ya di buang lah.
"Jadi gedung yang disuruh kita samperin itu dekat sama rumah gue yang dulu dan setahu gue gedung itu udah kosong selama 5 tahun yang lalu karena kebakaran"jelas Jazlan kepada temanya.
Jujur aja aku nulis ini merinding sendiri.
"HAH KOK BISA"Nathanael.
/I know you get deja vu~/
"YA BISA LAH"jawab renandra dengan nyolot. Karena Nathanael berteriak tepat di telinganya.
"Eh selow mas selow "Nathanael.
"Selow bukanya sandal ya?"Jazlan
"Itu swalow Bambang"
"Swalow bukanya permen ya?"Nathanael.
Krik krik krik krik
"Itu marshmellow nathanel,BEDA JAUH"nah kan renandra es moci dah tau gampang ngegas malah di ngeng.
"Ya kan ada low lownya,btw nama gw Nathanael, N A T H A N A E L ok"
"Bodo amat"jawab Jazlan dan renandra secara bersamaan pt4.
Udah ngapa ngitung Mulu ~renandra
Suka suka gw lah ngapa Lo yang sewot











"Kal , Haikal,lagi ngelamunin apa sih kok Ampe gitu"ucap kakak Haikal. Bukannya apa apa tapi dari tadi Haikal ngelamun terus kayak mikir padahal biasanya nggak pernah mikir eh sekarang sok Sokan mikir.
"Gak gak papa bang "
"Masa padahal biasanya Lo gak pernah mikir masalahnya"ucap abangnya.
"Hah........jadi gini bang-haikal melakukan hal yang sama dengan yang di lakukan oleh Gavin-nah menurut bang Ayn gimana?"
"Bukannya nggak mau nolong tapi Abang juga kena-dan Dayn Abang Haikal melakukan hal yang sama-gitu"cerita Dayn.
"APA KOK BISAAAA"
"Kagak usah teriak Malika suara Lo kayak tikus kegencet"marah Dayn.













Di waktu yang bersamaan dengan Haikal dan Abangnya namun di suatu tempat.
"Gimanapun juga mereka semua harus pergi ke gedung itu kalo nggak rencana kita gagal dong"kata seorang pemuda yang memiliki wajah imut.
"Tenang aja mereka bakal tetep ke sana"kata seorang pemuda yang lebih tua satu tahun.
"Gimana?"
"Liat aja"kata pemuda yang lebih tua sambil tersenyum miring.










Hallo oh ya lupa maaf apabila ada nama yang sama karena semua ini real pemikiran aku dan apakah sudah mulai berteori?karena ada dua clue di sini. Kita santai dulu kali ini tapi aku sisipin clue sambil bersantai ria.
Thanks juga karena udah mampir





Komentar